Perjalanan kali ini saya akan ajak anda untuk mengenal lebih jauh
salah satu museum yang berada di Jakarta yaitu Museum Bank Indonesia.
Museum ini terletak di jalan Pintu Besar
Utara No.3, Jakarta Barat (depan stasiun Kota). Awal dari gedung ini adalah sebuah
rumah sakit Binnen Hospital, yang kemudian dialihfungsikan menjadi De Javasche
Bank. Sejak 21 april 2009, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan gedung
ini sebagai Museum Bank Indonesia dengan tujuan untuk memberikan informasi yang
bisa kita peroleh berkaitan dengan Bank Indonesia sebagai bank sentral sejak
awal berdiri.Terdiri dari dua
lantai.
Gedung Museum Bank Indonesia
Sebelum memasuki ruangan, kita di haruskan untuk menitipkan
barang-barang bawaan terkecuali dompet, handphone, kamera. Lalu mengambil tiket
sebagai tanda masuk. Tiket ini gratis tanpa di pungut biaya apapun karena
museum ini di biayai oleh pemerintah Indonesia.
Ini adalah ruangan
untuk mengambil tiket
Sehabis mendapat tiket lalu kita berjalan ke arah pintu
masuk ruangan museum dengan pencahayaan yang lumayan gelap sehinggan bisa mendapatkan
kesan jaman dahulu. Lalu kita memasuki ruang teather kecil, sayangnya film
dalam teather tersebut sedang tidak diputar.
Sekarang
menuju ruang pra bank Indonesia. Di ruangan ini menceritakan tentang aktivitas
perdagangan selama era Eropa bergadang di Nusantara yang pada akhirnya menjadi
awal perbankan di Indonesia.
Awal perbankan di Indonesia
Para penjelajah dunia yang pernah singgah di Indonesia
Di ruang
pengantar sejarah ini kita bisa melihat akulturasi pendatang dengan penduduk
local dengan adanya perkawinan campuran.
Perbankan pada masa Belanda
Awal kemerdekaan Indonesia yang panjang
Mulai dari pendudukan jaman
Belanda, Jaman Jepang, dan akhirnya Proklamasi
Metamorfosa logo bank Indonesia
Telepon terus menerus berbunyi di
bank Indonesia selama masa krisis moneter
berbelok ke kanan
sedikit dapat kita temui replika ruang cadangan emas yang dibuat mirip seperti emas
aslinya. Emas batangan ini dalam sejarahnya pernah berfungsi sebagai uang
beredar.
Keluar dari ruangan yang penuh dengan emas ini, lalu kita
menuju ruang numismatic. Kita dapat
menikmati beragam koleksi uang mulai dari jaman Kerajaan Hindu-Buddha, Kerajaan
Islam, uang colonial, pasca kemerdekaan, dan ada juga uang mancanegara.
Ini salah satu contohnya
Setelah selesai
menjelajah pengetahuan tentang museum bank Indonesia dan sebelum mengakhiri
kunjungan, kita dapat membeli berbagai souvenir khas Museum Bank Indonesia
sebagai kenang-kenangan kunjungan ke museum tersebut.
Museum ini buka
pada hari Selasa hingga Minggu, untuk hari Senin dan hari besar tutup. Pada
hari Selasa Jumat, museum ini buka pada pukul 08.00-15.30 WIB, sedangkan pada
hari Sabtu dan Minggu dari pukul 08.00-16.00 WIB dan tidak dipungut biaya
seperserpun.
















